PENATAAN KOTA DAN PEMUKIMAN PENDUDUK


ONDONG—Penataan wilayah kota dan pemukiman warga di Kabupaten harus diseriusi Pemkab dan Dekab Sitaro. Penerapannya wajib diimplementasikan lewat penataan kembali wilayah perkotaan dan pemukiman warga. “Pemanfaatan wilayah kota hendaknya dioptimalkan dan ditata secara baik,” tandas Aktivis Muda peduli Sitaro Hendra Darumba.
Pembangunan fasilitas publik harus disesuaikan dengan fungsi wilayah setempat, agar pembangunan yang dilakukan tetap sasaran. Khusus pengembangan pemukiman penduduk hendaknya diawasi dan diatur secara rapi dan jauh dari ancaman bencana alam. Fakta di lapangan menunjukkan, sampai kini masih banyak warga membangun rumah di daerah yang rawan bencana. Wilayah perbukitan yang tak layak di bangun rumah dijadikan tempat tinggal. “Kami minta ini diseriusi Pemkab Sitaro. Caranya dengan memberlakukan Ijin Mendirikan Rumah (IMB),” tantang Darumba. Kepala Bappeda Sitaro Drs Denny Kondoj MSi, penataan kota dan pemukiman penduduk tengah dilakukan Pemkab Sitaro. Salah satunya lewat penerapan Perda Tata Ruang yang segera diberlakukan Pemkab Sitaro. Perda tata ruang ini nantinya akan mengatur dan menata pembangunan di Sitaro.(jeg)(SUMBER:http://www.manadopost.co.id)

SITARO

SITARO