Dugaan Proyek Tak Jelas di Sitaro


Friday, 09 April 2010
Polres Sangihe Lakukan Penyelidikan

Tahapan penyelidikan sejumlah proyek yang diduga tidak selesai di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tahun 2007-2008 dikontrol aparat Polres Sangihe. Selain mengumpulkan data dan keterangan, petugas juga mengoptimalkan penanganannya tahap demi tahap.
Diantaranya meneliti rincian pelaksanaan pekerjaan proyeknya di lapangan dan terapan tagihan ganti rugi (TGR).
“Diteliti lebih lanjut. Petugas memastikan TGR sudah diberlakukan bagi pengelola proyek yang tidak selesai di Sitaro,” Kapolres Sangihe AKBP Agung Julianto SIK MSi lewat Kasat Reskrim AKP Raindra Ramandhan Syah SIK kepada wartawan. Meskipun tahapannya begitu padat, namun fokus penyelidikan tetap pada aturan dan ketentuan yang mengaturnya secara tersendiri. Khususnya realisasi proyek dimaksud berupa pembuatan jalan raya di sejumlah ruas jalan setempat, sebisanya dicocokan. Yakni data hasil temuan lapangan, dihubungkan hasil penyelidikan selama sebulan terakhir. Khususnya realisasi pekerjaan proyek setempat, guna dibayarkan TGR kas daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, yakni proyek-proyek jalan yang dimaksud. Dihubungkan realisasi pembayarannya mencapai 100 persen oleh instansi pengelola keuangan Pemerintah Kabupaten Sangihe. Dicocokan dengan realisasi hasil pekerjaan proyek tidak capai 100 persen.